Jumat, 24 Februari 2012

VERBA


VERBA
Ciri-ciri verba bisa dilahat dari
1.      Segi prilaku simantik/makna
2.      Segi prilaku sintaksis/ susunan dalam kalimat
3.      Bentuk morfologik/pembentukan kata baik gramatik maupun semantik
Verba dari prilaku simantiknya atau makna
Contoh: Ayah sedang mandi
            Kata mandi adalah verba.kata mandi mengandung makna perbuatan.
Contoh: seharusnya, benda itu tidak jatuh
            Kata jatuh mengandung makna proses.maksud proses menyatakan adanya perubahan dari tidak jatuh menjadi jatuh.
Verba dari segi sintaksisnya
a.       Verba transitif adalah verba yang menggunakan nomina sebagai objek dalam kalimat aktif, dan objek dapat berfungsi sebagai subjek dalam kalimat pasif.
Contoh: mereka mencari penjahat itu ( aktif )
            Penjahat itu dicari oleh mereka ( pasif )
            Kata mencari adalah verba transitif yang diikuti oleh nomina yaitu penjahat.
b.      Verba Ekatransitif adalah verba yang diikuti oleh satu objek.dapat diubah menjadi pasif.
Contoh: Kakak menterjemahkan kamus itu ( Aktif )
              Kamus itu diterjemahkan oleh kakak ( pasif )
c.       Verba Dwitransitif adalah verba yang kalimat aktif dapaty ikuti oleh dua nomina satu objek dan satu pelengkap.
Contoh: Ayah akan membawakan saya kue enak.
            Kata membawakan adalah verba dwitrasitif sedangkan kata saya dan kue enak adalah objek dan pelengkap.
d.      Verba semitransitif adalah verba yang objeknya boleh ada dan boleh tidak.
Contoh: Amir sedang membaca
Kata membaca adalah verba semitransitif
e.       Verba taktransitif adalah verba yang tidak memiliki nomina dibelakangnya yang dapat berfungsi sebagai subjek dalam kalimat pasif
Contoh: Maaf, pak. Ayah sedang mandi.

Verba dari segi bentuknya
Terbagi menjadi 2 yaitu: Verba asal dan verba turunan
Verba asal adalah verba yang dapat berdiri sendiri tampa afiks.
Misalnya : pergi, rumah makan, tidur, mandi, datang.
Contoh. Ayah pergi ke Singapura
              Adik sedang makan kue
Verba turunan adalah verba yang dibentuk melalui proses transposisi, pengafiksan, reduplikasi dan pemajemukan.
Transposisi adalah proses penurunan kata yang memperlihatkan peralihan suatu kata dari ketegori sintaksis tampa mengubah bentuknya.
Contoh: telepon- telepon
            Cangkul- cangkul
Pengafiksasian adalah penambahan afiks pada dasar
Contoh: beli-membeli
            Temu- bertemu
            Restu- merestui
Reduplikasi adalah pengulangan suatu dasar
Contoh: lari- lari-lari
            Rumah- rumah-rumah
Pemajemukan adalah penggabungan dua dasar atau lebih sehingga menjadi satu satuan makna.
Contoh: jual, beli- jual beli
            Jatuh,bangun- jatuh bangun
            Hancur,lebur-hancur lebur












Selasa, 21 Februari 2012

puisi


KESENDIRIAN KU
Di kesepian malam aku sendiri
Fikiran tak jelas  jendela
Ingin rasanya kubuka semua tabir gelap
Sehingga bisa kunikmati indahnya rembulan
Beserta gemerlapnya cahaya bintang
Sepoi-poise angin berhembus perlahan-lahan
Seolah tak ingin mengusikku dari lamunan
Pucuk-pucuk daun menari penuh kemesraan
Seakan tiada bosan untuk selalu menghibur
Semua gundah dan keresahan hatiku
Ketika malam semakin larut
Aku sadari akan kesenmdirianku
Semuanya memang penuh ketidakpastian
Kecuali…. Bisa kunikmati sisa hidup ini
Dengan cinta dan kasih sayang
Dimana semuanya serba tulus
Dimana semuanya serba ikhlas
Dimana semuanya penuh kerelaan
Tanpa pamrih dan pengharapan
Dari seorang kekasih



puisi


KESENDIRIAN KU
Di kesepian malam aku sendiri
Fikiran tak jelas  jendela
Ingin rasanya kubuka semua tabir gelap
Sehingga bisa kunikmati indahnya rembulan
Beserta gemerlapnya cahaya bintang
Sepoi-poise angin berhembus perlahan-lahan
Seolah tak ingin mengusikku dari lamunan
Pucuk-pucuk daun menari penuh kemesraan
Seakan tiada bosan untuk selalu menghibur
Semua gundah dan keresahan hatiku
Ketika malam semakin larut
Aku sadari akan kesenmdirianku
Semuanya memang penuh ketidakpastian
Kecuali…. Bisa kunikmati sisa hidup ini
Dengan cinta dan kasih sayang
Dimana semuanya serba tulus
Dimana semuanya serba ikhlas
Dimana semuanya penuh kerelaan
Tanpa pamrih dan pengharapan
Dari seorang kekasih



PESA DAN KESAN

ADVERBIA


ADVERBIA
6.1 Batasan dan ciri adverbia.
Arverbia adalah kata yang menjelaskan  verba,adjektiva ,atau adverbia lain
contoh:adverbia sangat menjelaskan verba mencintai ,adverbia selalu menjelaskan adjektiva sedih dan adverbia hampir menjelaskan adverbia selalu
6.2 Adverbia dari segi bentuknya
1.Adverbia tunggal
Dari segi bentuknya,dapat dibedakan adverbia tunggal dan adverbia gabungan.Adverbia tunggal dapat dibagi lagi menjadi adverbia yang berupa kata dasar,kata berafik,kata ulang
2.Adverbia gabungan
Adverbia gabungan terdiri atas dua adverbia yang berupa kata dasar.kalau kata dasar yang merupakan adverbia itu ada yang berdampingan dan ada pula yang tidak berdampingan.
*adverbia yang berdampingan
contoh:a.Lagi pula bajunya baru jadi minggu depan.
*adverbia yang tidak berdampingan.
contoh:Kamu hanya membuang-buang waktu saja
6.3Adverbia dari segi perilaku sintaksisnya.
Sintaksis adverbia dapat dilihat berdasakan posisinya terhadap kata atau bagian kalimat.Atas dasar itu,dapat dibedakan empat macam posisi adverbia yaitu :
a.yang mendahului kata yang diterangkan
contoh:Ia lebih tinggi daripada adiknya
b.yang mengikuti kata yang diterangkan
contoh:Jelek benar kelakuannya.
c.yang mendahului atau yang mengikuti kata yang diterangkan.
contoh:Mahal amat harga barang-barang.
d.yang mendahului dan mengikuti kata yang diterangkan.

contoh:Saya yakin bukan dia saja yang pandai
6.4 Adverbia dari segi perilaku semantisnya.
Berdasarkan prilaku semantisnya,dapat dibedakan delapan jenis adverbia yaitu:(1)adverbia kualitatif (2)adverbia kuantitatif(3)adverbia limitatif(4)adverbia frekuentatif(5)adverbia kewaktuan(6)adverbia kecaraan(7)adverbia kontrastif(8)adverbia keniscayaan.
1.adverbia kualitatif yang menggambarkan makna yang berhubungan dengan tingkat,derajat,atau       mutu.Kata-katanya seperti paling,sangat,lebih dan kurang.
contoh:Saya paling suka masakan Padang
2.adverbia kuantatif mengganbarkan makna yang berhubungan dengan jumlah,kata-katanya      seperti,banyak,sedikit,kira-kira dan cukup.
contoh:lukanya banyak mengeluarkan darah
3.adverbia limitatif menggambarkan makna yang berhubungan dengan pembatasan,kata-katanya seperti,hanya,sajadan sekedar.
contoh:Kami dirimah saja selama liburan ini.

Senin, 13 Februari 2012

MACAM-MACAM SUKU KATA BAHASA MELAYU



MACAM-MACAM SUKU KATA
BAHASA MELAYU
V =  a-wak =kami
VK = am-biak =ambil
KV =pa –tang =kemarin
KVK = run =tuh
KVKK = mam-buek
KVKKK = dongki
KKV = bo –gih =marah
kkvk = nyos –sal =sesal
KKKV =tong-kar – nakal
KKKVK = srtes
KKVKK = nyang –kui

Minggu, 05 Februari 2012

tugas morfologi lanjut


Tugas morfologi
Nomina dan pronomina
nomina adalah kata benda
contoh:meja.kursi.pintu
pronomina adalahkata yang digunakan untuk mengantikata orang
contoh:aku.kamu.dia
kata benda terbagidua
Ø  mati adalah suatu yang tidak bernyawa,tidak bergerak kalau tidak digerakkan
Ø  hidup adalah sesuatu yang bernyawa,bergerak tanpa digerakkan
bagian-bagian nomina
  1. nomina penyapa adalah berguna untuk mendengar,pembaca atau disebut prang kedua
  2. nomina pengacu adalah digunakan untuk merunjuk pada orang  yang dibicarakan  yaitu orang ketiga
Nomina penjumlahan:
ü  kata ganti pertama:aku,saya
ü  kata ganti kedua:kamu,dia,engkau
ü  kata ganti ketiga:kalian. mereka
Bahasa Indonesia
melayu
saya
saya
aku
aku
kamu
kau
dia
inyo
mereka
mereka